earth

Guestbook

/* Iklan google ads */

Bagaimana Seharusnya Menjadi Seorang Pemuda

Tanggal 28 Oktober merupakan salah satu hari penting bangsa kita karena pada tanggal tersebut (28 Oktober 1928) Moehammad Yamin dan kawan-kawan menyatakan sumpah setia dalam Kongres Pemuda II di Jalan Kramat Raya 106, yang kemudian ditetapkan sebagai Hari Sumpah Pemuda.

Lantas, apa itu pemuda dan bagaimana seharusnya menjadi pemuda?

Imam Ali as ('alaihi salam) mengatakan: "Laisal fataa man yaquulu hadza abii, walaakinal fataa man yaquulu ha anaa dza (Bukanlah seorang pemuda yang mengatakan 'Ini Bapakku', tetapi yang dikatakan pemuda adalah mereka yang mengatakan 'Inilah Aku').

Dalam pepatah tersebut imam Ali as melakukan penekanan pada kalimat 'Inilah Aku'. Dalam kontek Bahasa Arab, kalimat tersebut lazimnya berbunyi hadza anaa, tetapi beliau menyebutnya dengan secara tidak lazim, yaitu: ha anaa dza, sebagai bentuk penekanan bahwa memang begitulah seharusnya pemuda.

Maksud dari pepatah tersebut bukanlah supaya pemuda menjadi egois dan angkuh dengan membangga-bagakan diri sendiri tetapi supaya pemuda dapat mengeksplorasi dan mengekspresikan kemampuannya sehingga menghasilkan karya-karya yang bermanfaat bagi masyarakat banyak. Karena sekecil apapun karya yang dihasilkan tetap akan memberikan mamfaat bagi orang lain (paling tidak bagi dirinya sendiri). Dengan demikian, pemuda tersebut tidak lagi bergantung kepada orangtuanya, apalagi membangga-banggakan harta dan kekayaan orangtua mereka.

Selain itu, pemuda juga bukanlah mereka yang "menjadi besar" karena menyandang "nama besar" orangtua mereka di belakang namanya tetapi mereka yang "menjadi besar" karena kemampuan yang dia miliki, baik itu di bidang politik, sosial, seni budaya maupun ekonomi. Jika "nama besar" orangtua ini dijadikan andalan malah bisa-bisa akan menurunkan citra "nama besar" orangtua tersebut jika tidak mampu menghasilkan karya terbaik yang dia miliki.

Dari pemaparan tersebut, jelas menjadi pemuda yang benar-benar "pemuda" bukanlah perkara gampang karena dituntut untuk selalu kreatif, tekun dan bekerjakeras sehingga mampu menghasilkan sesuatu yang bermanfaat, minimal bermanfaat bagi diri sendiri.
  • Artikel Terkait Dengan Sekedar Coretan

    Terimakasih sudah membaca artikel SC Community's Blog

    15 komentar

    saking asyiknya ngeblog sampai - sampai lupa tanggal 28 Oktober adalah hari sumpah kita semua sebagai pemuda,

    nice post sobat!!!!

    27 Oktober 2009 pukul 19.44  

    sungguh pemuda adalah pilar bangsa...!

    besok buktikan bahwa pemuda bisa bermuat, bukan hanya sekedar sesumbar!

    27 Oktober 2009 pukul 20.22  

    Soekarnoa berkata: berikan padaku 10 pemuda (munteu salah eta ge) maka akan kurubah dunia..
    Abdi, Insan ngawangkong: Berikan padaku 1 (hiji we) kang enes, pasti blogku tambah geulis (pasti bener eta mah) heheha.
    Punten ah, banyol sunda ieu mah...

    27 Oktober 2009 pukul 20.56  

    Hayo semangat pemuda indonesia buktikan bahwa kita bisa berbuat sesuatu yang positif

    27 Oktober 2009 pukul 21.55  

    satuju kang, pemuda harus bermanfaat setidaknya untuk dirinya sendiri :)

    28 Oktober 2009 pukul 06.00  

    Kita jangan cuma sekedar memperingati Hari Sumpah Pemuda secara seremonial belaka, namun kita perlu mengambil pelajaran penting dari Sumpah Pemuda untuk Indonesia ke depan.
    Kita patut berlomba menorehkan prestasi dalam berkarya dan meningkatkan kualitas kehidupan kita agar kita lebih maju dan terhormat di mata negara lain.

    28 Oktober 2009 pukul 06.31  

    Bagus, Kang. Mengingatkan spirit Sumpah Pemuda dengan pesan Sayidina Ali karamallahu wajhah.

    28 Oktober 2009 pukul 08.54  

    Tulisan yang bagus Kang. Coba setiap anak muda baca ini ya... Tapi tuntutan untuk kreatif, tekun dan bekerjakeras bukan hanya untuk anak muda kan, kita yang sudah remako masih harus seperti itu supaya hidup kita berkualitas...

    28 Oktober 2009 pukul 11.01  

    pemuda yang jadi idaman wanita

    28 Oktober 2009 pukul 14.20  

    selamat hari sumpah pemuda!!!
    mari bangga berbahasa Indonesia..........

    28 Oktober 2009 pukul 17.58  

    Pemuda adalah harapan bangsa...
    Selamat & Semoga Suksess, Tetap Semangat.

    28 Oktober 2009 pukul 22.00  

    Terus terang Lupe hari ini sumpah pemuda. cuma liha sj di lapangan banyak yg lagi panas2an :D

    ya.. inilah aye, pemuda KECE yg selalu setia pd kekasih GELAPNYE

    setuju om, dengan karya2 HOT itu itu, tak peduli dunia mau/tidak mengakui dan mengenalnya. yg penting terus berkarya dan seberapa jauh kite mengenal dan memberikan sumbangsi pada dunie

    Hehe-hehe

    28 Oktober 2009 pukul 22.45  

    sebentar..sebentar...
    yang disebut pemuda itu mulai umur berapa sampai berapa sih???
    janga-jangan saya sudah terlalu tua untuk disebut golongan pemudi. heheheheheheee

    29 Oktober 2009 pukul 17.31  

    ada yang bilang, seorang anak spatutnya tertawa seperti anak2 apada umumnya.. tapi haruskah seorang pemuda menjadi pemuda pada umumnya? tidakkah lebih baik menjadi pemuda yang semestinya???

    6 November 2009 pukul 17.26  

    Halo, artikel yang bgus. Slam knal bang

    2 Februari 2010 pukul 06.21  

    Tambahkan Komentar

    • Dimohon untuk tidak mencantumkan link aktif pada komentar sobat.
    • Gunakan Ruang Tanya pada TabView Menu, jika ingin menanyakan sesuatu yang tidak ada kaitannya dengan artikel di atas.
    Kang eNeS

    Terimakasih atas semua apresiasi yang sobat berikan.

    10 Artikel Terbaru

    10 Artikel Terpopuler